Client & Revenue Workspace

Setiap percakapan punya langkah berikutnya yang jelas.

SERAFIRA menyatukan kontak, deal, follow-up, dan approval dalam workspace yang membuat ritme revenue tim mudah dilihat dan ditindaklanjuti.

Untuk tim yang ingin setiap kontak, aktivitas, dan deal tetap memiliki konteks yang sama.

PRODUCT WORKSPACE

Lihat pipeline tanpa kehilangan percakapan di belakangnya.

Contoh visual ini mengikuti kemampuan aplikasi SERA: kontak, pipeline, deal, aktivitas, dan automation tenant. Nilainya ilustratif, bukan data pelanggan atau data operasional nyata.

Overview revenueSelasa, 16 September
Contoh tampilan
Pipeline terbukaRp 446 jt4 deal aktif
Follow-up hari ini146 perlu respon
Campaign2Menunggu approval
PIPELINE PENJUALANEnterprise sales
14 follow-up
MasukRp 85 jt
WhatsAppDeal
Arunika PrimaRp 85 jt

Brief awal tercatat

KualifikasiRp 120 jt
WebsiteDeal
Citra KarsaRp 120 jt

Tugas follow-up: hari ini

ProposalRp 96 jt
ReferralDeal
Kawan KomponenRp 96 jt

Proposal menunggu review

NegosiasiRp 145 jt
InstagramDeal
Karya NusantaraRp 145 jt

Target close: 24 Sep

Geser pipeline untuk melihat seluruh tahap.

WORKFLOW YANG TERHUBUNG

Dari kontak pertama sampai langkah yang bisa dipertanggungjawabkan.

Serafira bukan hanya papan deal. Ia memberi tim satu jejak kerja untuk menata konteks, kepemilikan, dan ritme keputusan revenue.

  1. 01

    Tangkap sumber kontak

    Website, WhatsApp, Instagram, dan input manual masuk ke catatan kontak yang sama.

  2. 02

    Catat konteks & tindak lanjut

    Setiap percakapan membentuk aktivitas, PIC, dan langkah berikutnya yang terlihat oleh tim.

  3. 03

    Gerakkan deal di pipeline

    Deal berpindah stage bersama nilai, pemilik, dan riwayat perubahan yang bisa ditelusuri.

  4. 04

    Siapkan automation dengan kontrol

    Automation dapat menyiapkan aktivitas atau campaign; pengiriman tetap melalui approval dan policy tenant.

REVENUE LIFECYCLE

Tidak ada peluang yang berhenti di tengah jalan.

Setiap tahap memperjelas apa yang tim ketahui, siapa yang bertanggung jawab, dan tindakan apa yang seharusnya terjadi setelahnya.

01

Lead

Menangkap sinyal minat prospek dari berbagai sumber publik tanpa kehilangan konteks awal kebutuhan.

02

Percakapan

Mencatat substansi dialog, pain points, dan ekspektasi komersial dalam linimasa interaksi yang rapi.

03

Follow-up

Memastikan komitmen komunikasi terjadwal tepat waktu agar momentum kesepakatan tidak memudar.

04

Deal

Menghubungkan ruang lingkup proposal, negosiasi komersial, dan tanda tangan kontrak secara transparan.

05

Relationship

Merawat kepuasan klien pasca penutupan untuk memperpanjang nilai kemitraan dan peluang retensi.

DATA ARCHITECTURE

Data model mengikuti cara kerja tim, bukan sebaliknya.

Kontak, aktivitas, deal, dan channel tidak dibiarkan menjadi silo. Struktur hubungan ini membuat riwayat tetap bisa dibaca ketika kepemilikan deal berpindah atau tim bertumbuh.

  • Satu rekam jejak untuk kontak dan interaksi
  • Stage, nilai deal, dan PIC dapat ditelusuri
  • Automation tetap berada di bawah policy tenant
Model hubungan data kontak, deal, aktivitas, dan channel di SERAFIRA

MENGHILANGKAN KEBOCORAN PIPELINE

Ketika revenue perlu dikelola sebagai sistem, bukan ingatan orang.

MASALAH

Lead tercecer

Data prospek tersebar di chat pribadi, catatan rapat, dan email tanpa satu repositori terpadu.

MASALAH

Follow-up terlambat

Hilangnya tindak lanjut kritis akibat ketiadaan pengingat terstruktur antar anggota tim sales.

MASALAH

Pipeline tidak terlihat

Pimpinan tidak memiliki gambaran akurat atas nilai transaksi yang sedang berjalan menuju closing.

SUARA PENGGUNA

Dibangun untuk ritme penjualan Indonesia.

Testimoni pengguna SERAFIRA dari tim revenue Indonesia

Geser untuk membaca setiap testimoni.

SERAFIRA WORKSPACE

Mulai dari alur revenue yang tim Anda jalankan hari ini.

Buka workspace SERA untuk melihat fondasi tenant, atau mulai dengan memetakan titik follow-up dan approval yang paling sering membuat peluang terlewat.